Oleh: David Ardhian | Maret 4, 2009

Proyek Besar dan Pembangunan Pertanian

Pertanian adalah mega sektor penyokong kehidupan, penyangga ketahanan pangan, menyerap tenaga kerja secara ekstensif, generator pembangunan pedesaan dan berperan besar dalam pengentasan kemiskinan. Dalam perjalanan sejarah pembangunan pertanian, tidak lepas dari investasi proyek proyek besar terutama melalui pendanaan baik skema hibah maupun hutang dari international finance institution seperti World Bank dan Asian Development Bank etc. Keberadaan investasi proyek besar dalam pertanian telah membawa dampak bagi arah dan perubahan sektor pertanian Indonesia.

Dalam pandangan saya, keberadaan investasi proyek besar pertanian lebih banyak merugikan dari pada menguntungkan, apalagi dalam skema hutang. Hal ini seperti mengatasi masalah dengan masalah baru. Proyek besar pertanian selama ini lebih banyak dilakukan justru untuk meliberalisasi sektor pertanian, ruang hidup jutaan rakyat petani yang masih terbelenggu dalam kemiskinan. Proyek besar selama ini bias pada kepentingan donor seringkali justru sebagai pembuka pintu bagi privatisasi, swastanisasi dan komersialisasi sumberdaya pertanian Indonesia.

Lebih jauh perdebatan, dan pandangan saya mengenai proyek besar pertanian silahkan kunjungi www.nurbanitv.tv dalam rubrik wawancara khusus. Dalam wawancara khusus di TV Online tersebut, dibahas mengenai implikasi proyek besar pertanian serta permasalahan dasar dan kritik atas pembangunan pertanian di negeri ini.

Salam

David Ardhian


Responses

  1. Utk mndukung pmbangunan prtanian,saya usul utk mmberi edukasi utk cinta dunia prtanian bagi rakyat indonesia. Saya prnah dremehkn oleh tman saya krn kuliah d fak.prtanian “ah,cuma prtanian” gitu katanya. Ktk kul tk.akhir, dosen pmbiming skripsi brpesan pd saya utk mmotivasi adik2 angkatan spy snang ktrima n snang blajar d fak.prtanian.faperta biasanya pilihan ke 2.yg ktrima spt tdk smangat bljr. Ini jg tdk lepas dr persepsi masyarakat qt bhw petani itu orang kecil,rakyat kecil,miskin,masa depan suram. Bukannya brpikir spy bs makmur tp malah mnghina. Saya sndiri sbg ibu rmh tangga mndi2k anak saya utk cinta tanaman,mmbritahu nama tanaman,mngajak metik sayur d kebun blkg,mngajak nyirami tanaman,mmbiarkannya brmain tanah&brmain serangga&ulat. Bukankah itu investasi besar dlm pmbangunan prtanian negeri ini? Tdk cuma kblinger mmuji kkayaan alam tanah air tanpa tahu hrs brbuat apa. Jadi…blog smacam ini bagus skali utk salah 1 program edukasi yg saya impikan. Maju terus pak admin.

  2. Ibu Elma Yth, saya setuju dengan anda edukasi adalah fondasi dari semua hal. Kita semua terlupa memikirkan jangka pendek, dan kurang memberikan perhatian pada investasi jangka panjang seperti pendidikan. Pertanian harus dimulai dari kecintaan, sehingga tumbuh kebanggaan. Saya juga prihatin dengan negeri agraris, namun juga importir pertanian sangat besar. Sama seperti ibu, saya juga mendidik anak saya untuk mencintai pertanian. Ide ibu sangat bermanfaat, dan semoga menjadi bagian dari gerakan yang akan kami lakukan bersama teman teman seide. Salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: